WASPADA Nyamuk Aedes Aegypti Penyebab Demam Berdarah Dengue ada di Sekitar Kita

WASPADA Nyamuk Aedes Aegypti Penyebab Demam Berdarah Dengue ada di Sekitar Kita.

Panca Mulia –  Cuaca ekstrem dan banjir beberapa minggu ke belakang meningkatkan risiko penyebaran penyakit, salah satunya demam berdarah (DBD). Demam berdarah menyebar melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, dan hanya nyamuk betina yang mentransmisikan virus DBD.

Nyamuk ini biasanya menyerang di siang dan petang hari, baik di dalam maupun di luar rumah. Nyamuk Aedes berkembang biak di air yang tergenang dan jarang terbang menjauh lebih dari 200 meter dari tempat berkembang biak.

Seseorang yang tergigit dan terinfeksi Aedes aegypti akan merasakan satu atau lebih gejala demam berdarah, antara lain demam selama 3-7 hari, sakit kepala hebat, nyeri otot dan sendi, kehilangan nafsu makan, mual, muntah, diare, ruam pada kulit, dan pendarahan mukosa (hidung dan gusi).

Sebelum telanjur terkena demam berdarah, jauh lebih baik meningkatkan kesadaran untuk membiasakan hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, dan membasmi tempat atau sarang perkembangbiakan nyamuk, menghilangkan jentik-jentik nyamuk (larva) itu lebih mudah daripada mengendalikan saat sudah menjadi nyamuk dewasa. Jadi, setiap keluarga hendaknya melakukan 3M Plus.

PSN adalah sebuah gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan 3M Plus.

3 M Plus terdiri dari :

  1. Menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain;
  2. Menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya;
  3. Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk yang menularkan demam berdarah.

Plus-nya yaitu kegiatan pencegahan DBD lainnya, seperti :

  1. Menaburkan bubuk larvasida (lebih dikenal dengan bubuk abate) pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan
  2. Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk
  3. Menggunakan kelambu saat tidur
  4. Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
  5. Menanam tanaman pengusir nyamuk
  6. Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah
  7. Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain.

Semoga informasi tentang pencegahan demam berdarah di atas bermanfaat. Ayo kita lakukan 3M Plus agar keluarga tak terjangkit penyakit demam berdarah.

Sumber : Uptd Puskesmas Banjar Barru