Seni Jaranan Menjadi Penutup Rangkaian Acara HUT Kampung Panca Mulia ke-9

Seni Jaranan Turonggo Kencono Mulyo sedang menghibur warga Kampung Panca Mulia pada saat Acara HUT Kampung ke-9. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

pancamulya.desa.id, (31/12/2017, – Panca Mulia : Seni Jaranan / Kuda Lumping adalah salah satu kesenian tradisional Jawa yang menggambarkan sekelompok prajurit penunggang kuda. Kuda yang di gunakan dalam tarian ini bukanlah kuda sungguhan, namun kuda yang terbuat dari bambu yang di anyam dan dibentuk dan dihias menyerupai kuda. Selain Kuda Lumping, tarian ini juga sering di sebut “Jaran kepang” karena bentuk dari kuda yang di hiasi dengan rambut tiruan terbuat dari tali plastic dan di hias dengan cara di kepang. Selain menyuguhkan gerak tari, tarian ini juga terdapat unsur magis karena setiap pertunjukannya ada beberapa penari yang kesurupan dan beberapa ritual yang di lakukan dalam tarian ini. Selain itu ada beberapa atraksi berbahaya yang di pertontonkan seperti memakan beling, menyayat diri, berjalan di atas pecahan kaca dan beberapa atraksi berbahaya lainnya. Tarian ini merupakan pengembangan dari kesenian “Jatilan”. Walaupun masih terdapat beberapa unsur seperti kesurupan dan atraksi berbahaya, namun pada Kuda Lumping ini lebih mengutamakan gerakan tari yang menggambarkan jiwa kepahlawanan para prajurit berkuda dalam peperangan.

Seni Jaranan ini menjadi penutup rangkaian acara Dalam Rangka meperingati Hari Ulang Tahun yang ke-9. Seni Jaranan Turonggo Kencono Mulyo pimpinan Bapak Raskiman, Alamat Kampung Panca Mulia Kec, Banjar Baru Kab. Tulang Bawang.  Hiburan Pentas Seni ini berlangsung hari Minggu, 31 Desember 2017 di balai Kampung Panca Mulia.

Kepala Kampung menyampaikan sambutan sebelum kesenian Jaranan Turonggo Kencono Mulyo Mulai. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

Seni Jaranan Turonggo Kencono Mulyo pimpinan Bapak Raskiman pada menghibur warga Kampung Panca Mulia saat Acara HUT Kampung ke-9. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

Kepala Kampung Panca Mulia sedang menyaksikan kesenian Jaranan Turonggo Kencono Mulyo pimpinan Bapak Raskiman pada saat Acara HUT Kampung ke-9. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

Warga antusias untuk menyaksikan Kesenian Jaranan Turonggo Kencono Mulyo pimpinan Bapak Raskiman Pada saat Acara HUT Kampung ke-9. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

Selain untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Kampung yang Ke-9 Kesenian ini juga untuk menyambut pergantian malam tahun baru 2018. Uniknya Ulang Tahun Kampung Panca Mulia berdekatan dengan bergantian tahun. Kesenian Jaranan ini sendiri harus kita jaga dan lestarikan, yaitu dengan cara seperti ini, mengenalkannya kepada generasi muda. Setelah Rangkaian Acara HUT Kampung selesai, diharapkan Kampung Panca Mulia dapat lebih baik lagi dari tahun sebelumnya mengingat usianya juga mulai bertambah tua. Dan diharapkan untuk Tahun 2018 ini akan lebih baik, baik dari segi pelayanan kepada msyarakat atau yang lainnya dan di sektor pembangunan juga bisa merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kampung Panca Mulia. (ANP)***

Facebook Comments