Senam BMW pecahkan rekor muri

Ribuan masyarakat tumpah ruah di kawasan wisata Nusantara Cakatraya, Kampung Menggala, Kecamatan Menggala Timur guna mengikuti senam BMW, Senin (19/3/2018).

pancamulya.desa.id, (19/03/2018) – Panca Mulia : Senam Bergerak Melayani Warga (BMW) berhasil pecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan kreasi senam muatan lokal. Dalam pemecahan rekor MURI sebagai Bupati pertama yang menciptakan kreasi senam dengan muatan lokal, Winarti mengajak seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dan seluruh aparatur Kampung se-Kabupaten Tulang Bawang berkumpul dan melakukan senam bersama di kawasan Wisata Budaya Cakat Raya, Kampung Menggala, Kecamatan Menggala Timur Kabupaten Tulang Bawang, guna mengikuti senam BMW, Senin (19/3/2018).

Manager Rekor MURI Indonesia Andre Purwandono menjelaskan pihaknya memeliki beberapa kriteria dalam pencatatan rekor muri tersebut. Pertama, lanjutnya, yakni suatu kegiatan yang belum pernah dilakukan siapapun, kedua super native suatu kegiatan yang bisa diukur yakni dengan jumlah terbesar, terbanyak ataupun terkecil, dan ketiga sesuatu yang unik.

Piagram Rekor Muri di persembahkan untuk Seluruh Masyarakat Tulang Bawang.

“Untuk senam BMW ini adalah suatu kegiatan yang terunik. Ini adalah senam pertama yang dilakukan seorang Bupati atau kepala daerah dengan jumlah peserta senam terbanyak dengan kreasi muatan lokal, karena di daerah lain belum ada,” ujar Andre, usai memberikan piagam penghargaan MURI, di kawasan Wisata Budaya Nusantara cakat raya, kampung cakat raya, kecamatan menggala Timur, Senin (19/3/2018).

Sementara, Bupati tulang bawang Winarti mengklaim lebih dari 5.000 peserta mengikuti senam massal yang digelar dalam rangkain peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-21 Tulangbawang. Winarti mengatakan peserta terdiri dari seluruh masyarakat yang ada di 151 kampung/kelurahan dari 15 kecamatan se-kabupaten setempat.

Ribuan masyarakat tumpah ruah di kawasan wisata Nusantara Cakatraya, Kampung Menggala, Kecamatan Menggala Timur guna mengikuti senam BMW.

Melihat antusias warga mengikuti senam tersebut, dirinya berharap pembangunan akan lebih bergeliat. Menurutnya senam tersebut memiliki filosofi yang sangat erat dalam pembangunan dan kehidupan bermasyarakat di kabupaten setempat.

Dirinya menginginkan melalui gerak dan lirik lagu senam dapat menggelorakan semangat membangun Kabupaten Tulang Bawang. “Intisari dari senam BMW adalah bagaimana semua bergotong royong dalam membangun Kabupaten Tulang Bawang,” tutup Winarti.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan