Pertemuan Rutin Forum KWT Se-Kecamatan Banjar Baru

Acara Pertemuan Rutin Forum KWT Se-Kecamatan Banjar Baru. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

pancamulya.desa.id, (15/01/2018) – Panca Mulia : Hari ini Senin, 15 Januari 2018 Kampung Panca Mulia menjadi tuan rumah Pertemuan Rutin Forum KWT (Kelompok Wanita Tani) Se-Kecamatan Banjar Baru. Dan Kegiatan ini diselenggarakan di Balai Kampung Panca Mulia Kecamatan Banjar Baru Kabupaten Tulang Bawang siang pukul 13.00 WIB. Dihadiri dari KWT (Kelompok Wanita Tani) 10 Kampung yang berada di wilayah Kecamatan Banjar Baru, PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) Kampung Panca Mulia, BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) Kecamatan Banjar Baru, dan Bidan Desa dan Juga Perwakilan dari Puskesmas Banjar Baru. Kegiatan pertemuan ini membehas tentang pertanian dan juga program GASIBU (Gerakan Kasih Ibu).

Kepala Kampung Panca Mulia Bapak Suyitno dan PPL Kampung Panca Mulia Bapak Syarif` Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

Kegiatan wanita tani atau KWT ini berupa pemberdayaan wanita tani dilingkungannya bisa berupa olahan hasil pertanian yakni seperti olahan masakan atau kerajinan, bisa juga dari segi administrasi dari pertanian itu sendiri. Kelompok wanita tani atau KWT sekarang ini mempunyai program berupa KRPL atau singkatan dari kawasan rumah pangan lestari, KRPL ini secara penuh dikelola oleh kelompok wanita tani yang didalamnya meliputi pengelolaan administrasi, pengelolaan rumah bibit atau pengelolaan tanaman yang bisa membantu dalam sektor ekonomi anggota. Untuk kegiatan pengolahan hasil pertanian, kelompok wanita tani mengutamakan hasil lokalita daerah tersebut, misalkan disuatu daerah mempunyai potensi buah pisang, maka kelompok wanita tani melakukan pengolahan dari bahan dasar buah pisang contohnya seperti kripik atau selai pisang.

Tidak cuma bergerak dalam olahan saja, melaikan kelompok wanita tani mencoba melangkah lebih maju dengan membuat kemasan-kemasan yang mnarik untuk di pasarkan, tentunya dengan perijinan dari pemerintah berupa ijin PIRT atau pangan industri rumah tangga dan Perijinan SIUP atau Surat izin usaha perdagangan. Dengen pemberdayaan kelompok wanita tani atau KWT ini diharapkan para wanita tani bisa menambah wawasan dan tentunya membantu kesejahteraan keluarga tani disekitar daerah tersebut.

Kepala Balai Penyuluhan pertanian (BPP) Kecamatan Banjar Baru Bapak Nyoman sedang menyampaikan materi dalam acara Pertemuan Rutin Forum KWT Se-Kecamatan Banjar Baru. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

Suasana Acara Pertemuan Rutin Forum KWT Se-Kecamatan Banjar Baru. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

Suasana Acara Pertemuan Rutin Forum KWT Se-Kecamatan Banjar Baru. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

Kelompok Wanita Tani (KWT) dibentuk sebagai upaya pelibatan kaum perempuan secara langsung dalam usaha-usaha peningkatan hasil pertanian, seperti menjadi bagian dari motivator dalam adopsi dan pengenalan teknologi tani. Peran ganda wanita tani ini sangat strategis dalam peningkatan produktivitas usaha tani dan berpotensi untuk meningkatkan pendapatan dan ketahanan pangan menuju kesejahteraan rumah tangga petani di pedesaan.

(Ngudi/ANP)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan