Peringatan isro’ Mi’roj di masjid nurul islam kampung panca mulia

Peringatan Isra’ Mi’raj di Kampung Panca Mulia. (22/04/2018)

pancamulya.desa.id, (22/04/2018) – Panca Mulia : Peringatan Isro’ dan Mi’roj Nabi Besar Muhammad SAW Kampung Panca Mulia, Kecamatan Banjar Baru, Kabupaten Tulang Bawang digelar di halaman Masjid Nurul Islam Kampung Panca Mulia, Minggu, 22 April 2018 berjalan dengan meriah. Acara peringatan Isro’ dan Mi’roj ini dihadiri oleh Kepala Kampung Panca Mulia Bapak Suyitno dan seluruh aparat Kampung Panca Mulia dengan penceramah KH. Yantori Ketua MUI Kabupaten Tulang Bawang.

Dalam sambutannya Kepala Kampung Panca Mulia, menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia  penyelenggara sehingga dapat terselenggaranya peringatan Isro’ dan Mi’roj  ini di Halaman Masjid Nurul Islam dengan baik dan lancar. Lebih lanjut Kepala Kampung Panca Mulia, Bapak Suyitno mengatakan pentingnya belajar agama bagi pemuda dan pemudi khusunya, dan kaum muslimin dan muslimat umumnya. Khusus bagi pemuda agar selalu berhati – hati dalam pergaulan, Hindari perbuatan-perbuatan yang tidak positif, karena akan merugikan dirinya sendiri.

Kepala Kampung Panca Mulia, Bapak Suyitno saat menyampaikan sambutannya. (22/04/2018)

Mujiono selaku ketua penitia menyampaikan terima kasih kepada warga dan teman-teman yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran bahkan hartanya guna suksesnya peringatan isro’ mi’roj ini. Sebab tanpa peran serta bapak dan ibu acara ini tidak akan terselenggara. Mohon maaf atas segala kekurangan. Mudah-mudahan semua amal kebaikan bapak dan ibu diterima oleh Allah SWT.

Ada beberapa hal yang disampikan oleh KH. Yantori, salah satunya adalah peristiwa isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW. Beliau menjelaskan Peristiwa Isra Mi’raj terbagi dalam 2 peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam “diberangkatkan” oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi’raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu.

Dari peristiwa Isra’ Mi’raj inilah umat Islam di seluruh dunia mengenal yang namanya sholat dan diwajibkan untuk melakukan sholat 5 waktu dalam sehari semalam.

KH. Yantori Saat mengisi pengajian peringatan isro’ dan Mi’roj di Kampung Panca Mulia. (22/04/2018)

Peristiwa Isra’ Mi’raj terjadi tepat pada tahun 621 Masehi, tepatnya pada tanggal 27 Rajab (3 tahun sebelum hijrah). Nabi Muhammad SAW waktu itu sudah berumur 51 tahun dan peristiwa Isra’ Mi’raj terjadi saat tengah malam hingga subuh waktu Mekah. Peristiwa ini terjadi karena Nabi Muhammad SAW yang sedang dalam keadaan duka. Beliau telah ditinggal mati oleh dua orang yang dia cintai yaitu Khadijah sang istri dan Abu Thalib sang paman. Saat itu, Nabi Muhammad SAW mengalami duka yang sangat dalam sehingga untuk menghibur Nabi Muhammad SAW, Allah SWT mengajak Nabi Muhammad SAW ke suatu perjalanan hingga sampai ke Sidrotulmuntaha untuk bertemu dengan-Nya.

Warga Kampung Panca Mulia saat menghadiri Peringatan isro’ dan Mi’roj Kampung Panca Mulia. (22/04/2018)

Dengan peringatan isro’ dan Mi’roj Nabi Muhammad SAW, diharakan dapat mengambil pelajaran dari peristiwa perjalan Nabi. Sehingga menambah iman dan taqwa serta memperkuat ukuwah islamiyah, sesuai dengan tema dalam memperingati isro’ dan Mi’roj. Ditekankan kepada orang tua untuk selalu mendidik anak-anaknya dibidang agama. Hal ini agar anak tidak salah pergaulan dan terjerumus pergaulan yang tidak baik.

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan