Kampung Panca Mulia Menuju One Village One Product

Penyerahan Bibit Tanaman Buah Nangka secara simbolis, Kepala Kampung Panca Mulia Bapak Suyitno (Kanan) menyerahkan bibit Tanaman Buah Nangka kepada Ketua RT 002 Bapak Saki (Kiri). (Dok Kampung, photo by Ngudi)

Panca Mulia, (21/11/2017) – One Village One Product (OVOP) atau satu desa satu produk adalah pendekatan pengembangan potensi daerah di satu wilayah untuk menghasilkan satu produk kelas global yang unik khas daerah dengan memanfatkan sumber daya lokal. Satu desa sebagaimana dimaksud dapat diperluas menjadi kecamatan, kabupaten/kota, maupun kesatuan wilayah lainnya sesuai dengan potensi dan skala usaha secara ekonomis.

One Village One Product Movement (Gerakan OVOP) pertama kali dicetuskan oleh Morihiko Hiramatsu saat menjabat sebagai Gubernur Prefektur Oita di timur laut Pulau Kyushu. Masa jabatannya di Oita selama 6 periode (1979-2003) benar-benar digunakan untuk mengentaskan kemiskinan warganya dengan menerapkan konsepsi pembangunan wilayah hasil buah pikirannya itu.

TUJUAN OVOP

Untuk menggali dan mempromosikan produk inovatif dan kreatif lokal, dari sumber daya, yang bersifat unik khas daerah, bernilai tambah tinggi, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, memiliki image dan daya saing yang tinggi.

Tujuan Pengembangan Produk Unggulan Daerah Melalui Pendekatan OVOP

  1. Mengembangkan produk unggulan daerah yang memiliki potensi pemasaran lokal maupun internasional.
  2. Mengembangkan dan meningkatkan kualitas serta nilai tambah produk, agar dapat bersaing dengan produk dari luar negeri (impor)
  3. Khusus kegiatan OVOP yang dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM dalam mengembangkanOVOP harus melalui Koperasi dan UKM, serta Meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

Di Indonesia sendiri, program pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah dengan pendekatan OVOP baru dimulai sejak keluarnya Inpres Nomor 6 Tahun 2007, yang menugaskan Kementerian Koperasi dan  Usaha Kecil dan Menengah (UKM)  untuk mengembangan sektor ini melalui pendekatan OVOP.  Bahkan pada tanggal 14 November 2009 bertempat di Nusa Dua Bali, Wakil Presiden Budiono, mencanangkan OVOP sebagai gerakan nasional.

Konsep One Village One Product atau satu desa satu produk merupakan pendekatan pengembangan potensi daerah di satu wilayah untuk menghasilkan satu produk kelas global yang unik khas daerah dengan memanfaatkan sumberdaya local, atau dengan kata lain, konsep OVOP ini merupakan salah satu pendekatan menuju clusterisasi produk-produk unggulan yang berskala mikro, kecil, dan menengah agar dapat berkembang dan mengakses pasar secara lebih luas, baik lokal, domestik, dan luar negeri.

Untuk Kampung Panca Mulia sendiri ingin mencoba program One Village One Product ini dengan tanaman Nangka. Kenapa tanaman Buah Nangka? Karena Tanaman Buah Nangka merupakan salah satu jenis tanaman buah asli dari negara Indonesia dengan iklim tropis yang populer bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. buah nangka memiliki karakteristik yang khas dengan ukuran buah yang besar, warna buah berwarna kuning merona dan aroma yang nikmat yang pastinya tak kalah dengan buah durian. Buah nangka memiliki bentuk buah oval dengan kulitnya bergerigi seperti buah duren namun ukurannya durinya pada kulit nangka tidak sebesar durian. Buah nangka yang sudah masak memiliki aroma yang khas dan dapat dikonsumsi secara langsung dalam keadaan segar, buah nangka juga mampu diolah menjadi berbagai macam produk kuliner diantaranya : dodol nangka, atau kolak nangka. Bahkan nangka yang masih mudapun bisa diolah menjadi sayuran yang menjadi ciri khas jenis makanan pada daerah-daerah tertentu. Dengan Karakteristik tersebut Tanaman Buah Nangka disana cocok untuk Kampung Panca Mulia yang beriklim Tropis.

Bibit Tanaman Buah Nangka. (Dok Kampung, photo by Ngudi)

Dalam masa percobaan Kampung Panca Mulia menyiapkan Bibit Tanaman Buah Nangka sebanyak 400 batang, yang akan di sebar di Warga Kampung Panca Mulia, dan rencananya kalo sudah bisa berbuah diharapkan di jual di BUMDES Kampung Panca Mulia, Jadi nanti seluruh penjualan buah nangka itu akan dilakukan oleh Bumdes Kampung Panca Mulia, tutur Sekretaris Kampung Panca Mulia Bapak Asep Imanudin, S.H, Sekretaris Kampung Panca Mulia Juga berharap dengan program One Village One Product Kampung Panca Mulia Akan di kenal atas produk yang dihasilkan, dan ingin menjadikan Kampung Panca Mulia ini sebagai Kampung Nangka, sebagai ikon Kampung, ujar Sekretaris Kampung Panca Mulia Bapak Asep Imanudin, S.H menambahkan.

 

Penyerahan Bibit Tanaman Buah Nangka secara simbolis, Kepala Kampung Panca Mulia Bapak Suyitno (Kanan) menyerahkan bibit Tanaman Buah Nangka kepada Ketua RT 002 Bapak Saki (Kiri). (Dok Kampung, photo by Ngudi)

 

Kaur Pembangunan bapak Bandi (Kiri) dan Ketua RK 002 bapak Saki (Kanan) sedang mengawasi ketua RT yang sedang mengambil bibit Tanaman Buah Nangka. (Dok Kampung, photo by Ngudi).

 

Sekretari Kampung Panca Mulia bapak Asep Imanudin, S.H (kanan) menyerahkan bibit tanaman buah Nangka kepada ketua RT (Dok Kampung, photo by Ngudi)

 

Bibit Tanaman Buah Nangka
Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan