Do’a Bersama dan Dzikir Manaqib Serta Potong Tumpeng Dalam Rangka HUT Kampung Panca Mulia

Suasana Do'a Bersama dan Dzikir Manaqib Serta Potong Tumpeng Dalam Rangka HUT Kampung Panca Mulia. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

pancamulya.desa.id, (30/12/2017, – Panca Mulia : Pada tanggal 30 Desember 2008, berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 23 Tahun 2008 tentang Pembentukan 26 Kampung di Kabupaten Tulang Bawang, Kampung Panca Mulia resmi menjadi kampung definitif dan merupakan bagian dari kecamatan Banjar Agung. Pada tanggal 20 Agustus 2009 seiring dimekarkanya kecamatan Banjar Baru dari kecamatan induk Banjar Agung, Kampung Panca Mulia menjadi bagian dari Kecamatan Banjar Baru. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kampung Panca Mulia yang ke-9, Kampung Panca Mulia menyelenggarakan Do’a Bersama dan Dzikir Manaqib, serta dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng. Kegiatan ini diselenggarakan di Balai Kampung Panca Mulia pada hari Sabtu, 30 Desember 2017 Malam.

Ketua Panita Penyelenggara HUT Kampung ke-9 sedang menyampaikan Sambutannya. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

Dalam sambutannya Ketua Penyelenggara HUT Kampung ke-9 Bapak Nur Hadi, berterimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang ikut serta dalam mensukseskan kegiatan HUT Kampung yang ke-9 ini. Peringatan HUT kali ini di gelar dengan sederhana, mengingat waktu persiapan yang terlalu mepet. walaupun di gelar dengan sederhana diharapkan tidak mengurangi dari makna peringatan Hari Ulang Tahun tersebut. Lebih Lanjut Bapak Nur Hadi berterima kasih kepada warga masyarakat Kampung Panca Mulia yang ikut berpartisipasi sehingga dapat terselnggara acara HUT Kampung ini. Sambutan kedua di sampaikan oleh Kepala Kampung Panca Mulia Bapak Suyitno, Beliau mengapresiasi kinerja panitia penyelenggara HUT Kampung yang ke-9 ini berjalan dengan lancar dan baik. Beliau juga berterima kasih kepada masyarakat atas antusiasnya dalam menghadiri acara  Do’a Bersama dan Dzikir Manaqib ini di balai Kampung mengingat Kampung Panca Mulia seharian di guyur Hujan. Kita ini hanya bisa memperingati Hari Jadi Kampung Panca Mulia untuk menghormati pendahulu kita yang telah berjuang untuk Kampung Panca Mulia ini menjadi Kampung yang saat ini.

Kepala Kampung Panca Mulia Bapak Suyitno sedang menyampaikan sambutannya dalam acara Do’a Bersama dan Dzikir Manaqib . Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

KH. Nawir Kolbi dari Penawartama mengisi Tausiah dalam acara Do’a Bersama dan Dzikir Manaqib . Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

Dzikir Manaqib yang dipimpin oleh KH. Nur Rohmat Saefulloh. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

Suasana Do’a Bersama dan Dzikir Manaqib Serta Potong Tumpeng Dalam Rangka HUT Kampung Panca Mulia. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

Setelah acara Do’a Bersama dan Dzikir Manaqib dilanjutkan dengan Acara potong Tumpeng.

Nasi Tumpeng dan Ingkung. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

Prosesi pemotongan tumpeng dilakukan oleh Kepala Kampung Panca Mulia. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

Makan bersama setalah rangkaian acara dalam acara Do’a Bersama dan Dzikir Manaqib selesai . Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

 

Kegiatan ini bertujuan untuk menghibur masyarakat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun yang ke-9, selain untuk menambah wawasan tentang ilmu keagaaman dan juga memupuk kerja sama dan gotong royong dan selalu menjaga silahturahmi antar warga. Acara seperti ini juga diharapkan bisa menjadikan warga Kampung Panca Mulia ingat akan sejarah berdiri nya Kampung Panca Mulia ini menjadi Kampung Definitif. Maka dari itu peringatan Hari Ulang Tahun ini penting untuk dilaksanakan setiap tahunnya, tepatnya pada bulan Desember. (ANP)***

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan