Buah Melon di Pinggir Kampung Panca Mulia

Kebun Buah Melon Milik Bapak Asep Imanudin, SH.

pancamulya.desa.id, (15/12/2017) – Panca Mulia : Ternyata di pinggiran Kampung Panca Mulia terdapat kebun Buah Melon, tepatnya di RT 01 RK 03. Kebun Melon ini merupakan milik Bapak Asep Imanudin, SH,  seluas 5000 M².

Bapak Asep Imanudin, SH Pemilik Kebun Buah Melon saat di temui admin di kebunnya. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Asep

Melon merupakan jenis tanaman buah-buahan yang mudah untuk dikembangkan. Tanaman melon merupakan salah satu tanaman yang perlu mendapat prioritas utama diantara tanaman-tanaman hortikultura lainnya karena harga buah melon relatif lebih tinggi dibandingkan dengan komoditas hortikultura pada umumnya. Hal ini memberikan keuntungan kepada petani atau pengusaha pertanian tanaman melon. Melon termasuk tanaman semusim atau setahun yang bersifat menjalar atau merambat. Melon memiliki akar tunggang dan akar cabang yang menyebar pada kedalaman lapisan tanah antara 30 sampai 50 cm. Batang tanaman biasanya mencapai ketinggian (panjang) antara 1,5 sampai 3 meter, berbentuk persegi lima, lunak, berbuku-buku sebagai tempat melekatnya tangkai daun. Helai daun berbentuk bundar bersudut lima dan berlekuk-lekuk, diameternya antara 9 sampai 15 cm dan letak antara satu daun dengan daunnya saling berselang.

Kebun buah Melon Milik Bapak Asep Imanudin, SH. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

Tanaman melon tumbuh menjalar di atas tanah atau dirambatkan pada turus bambu. Apabila tanaman dibiarkan tumbuh, maka akan membentuk banyak cabang yang muncul dari ketiak daun. Dari cabang akan muncul bunga yang pada akhirnya menjadi buah setelah terjadi persilangan antara bunga jantan dan bunga betina. Tanaman melon dapat mencapai ketinggian lebih dari 2 meter sehinggaperlu dilakukan pemangkasan. Susunan daun berselang seling dengan daun di atasnya. Akar tanaman melon menyebar, tetapi dangkal. Akar-akar cabang dan rambut-rambut akar banyak terdapat di permukaan tanah, semakin ke dalam akar-akar tersebut semakin berkurang. Tanaman melon membentuk ujung akar yang menembus ke dalam tanah sedalam 45 sampai 90 cm. Akar horizontal cepat berkembang ke dalam tanah, menyebar dengan kedalaman 20 sampai 30 cm.

 

Kebun buah Melon Milik Bapak Asep Imanudin, SH. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

 

Kebun buah Melon Milik Bapak Asep Imanudin, SH. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

Batang tanaman melon membelit, beralur, kasar, berwarna hijau atau hijau kebiruan. Batangnya berbentuk segilima tumpul, tumbuh menjalar, berbulu,lunak, bercabang dan panjangnya dapat mencapai tiga meter. Batang melon mempunyai alat pemegang yang disebut pilin. Batang ini digunakan sebagai tempat memanjat tanaman. Daun melon berbentuk hampir bundar, bersudut lima, mempunyai 3 sampai 7 lekukan, bergaris tengah 8 sampai 15 cm. Susunan daun berselang-seling sederhana. Tanaman ini mempunyai sulur yang terdapat pada setiap ketiak daun.

Saat admin berkunjung ke kebun buah Melon milik Bapak Asep Imanudin, SH. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

Kebun buah Melon Milik Bapak Asep Imanudin, SH. Dokumentasi pancamulya.desa.id | Foto : Ngudi

Bunga tanaman melon berbentuk lonceng, berwarna kuning dan kebanyakan uniseksual-monoesius. Oleh sebab itu, dalam penyerbukannya perlu bantuan organisme lain. Penyerbukan yang biasa terjadi adalah penyerbukan silang dan penyerbukan sendiri jarang terjadi. Bunga jantan tanaman melon terbentuk berkelompok 3 sampai 5 buah, terdapat pada semua ketiak daun, kecuali pada ketiak daun yang ditempati oleh bunga betina. Jumlah bunga jantan relative lebih banyak dari pada bunga betina. Bunga jantan memiliki tangkai yang tipis dan panjang, akan rontok dalam 1 sampai 2 hari setelah mekar. (ANP)**

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.